Kolaborasi Mahasiswa KKL, Pemda, dan Puskesmas Bukit Malintang Hadirkan Sunat Massal Gratis bagi Masyarakat

Mandailing Natal, 8 Juli 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan Kecamatan Bukit Malintang berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Puskesmas Bukit Malintang melaksanakan kegiatan Sunat Massal Gratis bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Huta Bangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu (8/7/2026).

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Sehat, Beriman, dan Peduli Sesama”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui layanan kesehatan yang memberikan manfaat langsung kepada warga. Program tersebut mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa karena dinilai mampu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi anak-anak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bukit Malintang Muhammad Zorro Lubis, S.E., M.M., didampingi Kasi PMD dan Kesos Jamali Batubara, Kepala Puskesmas Malintang drg. Amiril Mukmin Siregar, perwakilan Koramil 12 Siabu Babinsa Fajar Nasution, perwakilan Kapolsek Siabu Aiptu Budi Dharma, Kepala KUA Bukit Malintang Abdurrohmat, Pendamping PKH Ahmad Zulkandi Batubara, Kepala Desa Huta Bangun Jae Darlis, serta mahasiswa KKL UIN Syahada Padangsidimpuan.

Dalam sambutannya, Camat Bukit Malintang Muhammad Zorro Lubis, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas inisiatif mahasiswa KKL yang mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi semangat dan kepedulian mahasiswa KKL UIN Syahada yang telah menggagas kegiatan sunat massal gratis ini. Program seperti ini sangat membantu masyarakat dan diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin yang sejalan dengan program pembangunan pemerintah daerah, khususnya di bidang kesehatan dan pelayanan sosial,” ujar Zorro.

Sementara itu, Koordinator Kecamatan KKL Bukit Malintang, M. Ali Farhan, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari hasil observasi mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat selama menjalankan program KKL.

Kami melihat masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan sunat dengan biaya yang terjangkau. Bertepatan dengan masa libur sekolah, kami berinisiatif menghadirkan program ini agar anak-anak dapat memanfaatkannya dengan baik. Harapan kami, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bukit Malintang sekaligus menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pelaksanaan sunat massal ini bekerja sama dengan Puskesmas Malintang sehingga seluruh proses tindakan medis berlangsung sesuai prosedur, aman, dan higienis. Sebanyak 20 orang anak yang berasal dari 10 desa di wilayah Kecamatan Bukit Malintang mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapatkan layanan sunat secara gratis, setiap peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi dari panitia.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H., turut memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan implementasi nyata tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah dan tenaga kesehatan. Sinergi seperti ini perlu terus dikembangkan agar kehadiran mahasiswa KKL benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dr. Putra Halomoan Hasibuan.

Kolaborasi antara mahasiswa KKL UIN Syahada, Pemerintah Kecamatan Bukit Malintang, Pemerintah Desa, Puskesmas Malintang, serta berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya, kegiatan sunat massal gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa KKL dapat memberikan dampak positif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang sehat, berdaya, dan sejahtera.