Optimalkan Ekosistem Penelitian, Pengabdian, dan Hilirisasi Kemitraan, UIN Syahada Padangsidimpuan Hadiri Rakor Nasional Litapdimas Kemenag RI

Jakarta, 8 Juli 2026. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Program Bantuan Litapdimas dan Hilirisasi Kemitraan yang diselenggarakan oleh Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung pada 8 hingga 10 Juli 2026 di Grand Orchard Hotel Rajawali, Kemayoran, Jakarta, dan diikuti oleh perwakilan dari 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. UIN Syahada Padangsidimpuan diwakili oleh Ketua LPPM Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H. dan Kepala Pusat Pengkajian Islam dan Moderasi Beragama (PIMB) Ali Amran, S.Ag., M.Si.

Rapat koordinasi menjadi forum strategis bagi seluruh PTKIN untuk membahas berbagai isu, tantangan, serta penguatan tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain menjadi ajang koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antarperguruan tinggi dalam mengembangkan program Litapdimas yang lebih berkualitas, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.

Pada sesi utama, Abdul Basit dari Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Agama RI memaparkan arah kebijakan penguatan program Litapdimas, evaluasi pelaksanaan bantuan penelitian dan pengabdian, serta strategi hilirisasi kemitraan yang diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan hasil riset dalam mendukung pembangunan masyarakat dan penguatan kebijakan publik.

Rapat koordinasi juga membahas Pedoman Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Kompetisi berdasarkan Keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 45/II.7/HK/2026. Pedoman tersebut menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas proposal penelitian, memperkuat daya saing riset nasional, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, peserta memperoleh pemaparan dari Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI mengenai tata cara dan alur birokrasi pengajuan izin Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) dalam rangka penelitian di lingkungan PTKI Kementerian Agama. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai prosedur administrasi, persyaratan, serta mekanisme pengajuan izin penelitian luar negeri guna mendukung kerja sama akademik dan pengembangan riset internasional.

Ketua LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan UIN Syahada Padangsidimpuan dalam rapat koordinasi nasional ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang adaptif dan inovatif terhadap kebijakan nasional.

“Kegiatan ini memberikan banyak informasi strategis terkait arah kebijakan Litapdimas, penguatan hilirisasi hasil penelitian, serta peluang pengembangan kolaborasi antarlembaga. Informasi yang diperoleh akan menjadi dasar bagi LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan dalam menyusun langkah-langkah peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian yang lebih berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan berkomitmen untuk terus mendorong dosen agar menghasilkan penelitian yang tidak berhenti pada luaran akademik semata, tetapi mampu diimplementasikan melalui program pengabdian, kemitraan, serta inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan ekosistem penelitian dan pengabdian yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan kualitas proposal dan luaran penelitian agar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.