Bangun Sense of Belonging dan Tebar Manfaat, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Lepas Mahasiswa KKN Nusantara dan KKN Internasional
Padangsidimpuan. Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) Kementerian Agama RI dan KKN Internasional Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Senin (13/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, para Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), para Dekan Fakultas, jajaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta para Kepala Pusat di lingkungan LPPM.


Dalam laporannya, Ketua LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hsb, M.H., menyampaikan bahwa UIN Syahada Padangsidimpuan mengirimkan delapan mahasiswa terbaik sebagai delegasi pada dua program pengabdian bergengsi tersebut. Masing-masing program diikuti oleh empat mahasiswa yang berasal dari empat fakultas di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa peserta KKN Nusantara PTKN Kementerian Agama RI akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dengan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai tuan rumah. Program tersebut diikuti oleh 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di bawah Kementerian Agama RI. Adapun Peserta KKN Nusantara ini antara lain:
- Khautsar Junandar dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan;
- Irwan Syaiful Sati dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum;
- Arie Purnomo dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Isam; dan
- Nur Anisah dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.
Sementara itu, mahasiswa peserta KKN Internasional BKS PTN Barat akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Tasikmalaya, serta Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan Universitas Siliwangi sebagai perguruan tinggi tuan rumah. Adapun Peserta KKN Internasional BKS PTN Barat ini antara lain:
- Suvri Yadi Sitompul dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam;
- Muhammad Nur Ramadhan dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum;
- Robi Rahman Dongoran dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi; dan
- Sahrul Azis Siregar dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan


Ketua LPPM berharap para mahasiswa mampu menjadi representasi terbaik UIN Syahada Padangsidimpuan selama mengikuti program pengabdian di tengah masyarakat.
“Mahasiswa yang kami berangkatkan merupakan delegasi terbaik yang mewakili setiap fakultas di UIN Syahada Padangsidimpuan. Kami berharap mereka mampu menunjukkan kapasitas akademik, karakter, serta kepedulian sosial yang menjadi identitas kampus kita,” ujar Dr. Putra Halomoan Hsb.
Ia juga menegaskan bahwa kedua program KKN tersebut menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring antarmahasiswa lintas perguruan tinggi, sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta mampu melahirkan program-program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jadikan KKN ini sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian yang membawa nama baik UIN Syahada Padangsidimpuan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Dalam arahannya, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai pengalaman berharga yang tidak akan diperoleh di ruang perkuliahan.
Rektor mengenang pengalamannya saat menempuh pendidikan di Kairo. Menurutnya, pada saat itu tidak terdapat program Kuliah Kerja Nyata sebagaimana yang dijalankan di Indonesia.
“Ketika saya menempuh pendidikan di Kairo, tidak ada program Kuliah Kerja Nyata. Bahkan, jika hari ini saya diberi kesempatan untuk kembali menjadi mahasiswa, saya ingin merasakan pengalaman mengikuti KKN. Namun tentu itu sudah tidak memungkinkan. Karena itu, manfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.


Rektor juga berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater, menunjukkan rasa memiliki terhadap institusi, serta menghadirkan karya nyata selama berada di lokasi pengabdian.
“Jangan pernah malu menjadi mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan. Tunjukkan rasa cinta kepada almamater dengan menjaga sikap, etika, dan perilaku di mana pun berada. Bangun sense of belonging, karena ketika kalian berada di tengah masyarakat, yang mereka lihat bukan hanya pribadi kalian, tetapi juga wajah UIN Syahada Padangsidimpuan,” tegas Prof. Sumper.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar mahasiswa mempersiapkan mental, menjaga diri, menghormati adat dan budaya masyarakat setempat, serta menghindari segala tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun institusi.
“Datanglah untuk memberi manfaat, bukan menimbulkan persoalan. Tunjukkan karya terbaik, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, dan ciptakan pengabdian yang benar-benar berdampak. Itulah esensi KKN yang sesungguhnya,” pesannya.
UIN Syahada Padangsidimpuan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa, kolaborasi antarperguruan tinggi, serta kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional dan internasional.