Mengalirkan Harapan Pascabencana, LPPM Resmikan Bantuan Air Bersih Sumur Bor di Masjid Dusun Sitinjak Huta Godang, Kec. Bt. Toru
Tapanuli Selatan, 13 Januari 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan meresmikan bantuan air bersih berupa sumur bor di Masjid Dusun Sitinjak, Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Relawan Bencana LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana alam.

Peresmian bantuan ini dihadiri oleh pimpinan UIN Syahada Padangsidimpuan, TIM Relawan LPPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Dusun Sitinjak. Bantuan sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang atas keterbatasan akses air bersih, khususnya untuk kebutuhan ibadah di masjid dan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM, Drs. Kamaluddin, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program sumur bor ini merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan dasar dan pemulihan pascabencana.
“Air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Melalui program ini, LPPM hadir tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga harapan dan kepedulian untuk memulihkan kehidupan masyarakat Dusun Sitinjak,” ungkapnya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh tokoh agama Dusun Sitinjak, yang mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan melalui pembangunan sumur bor di masjid, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Bantuan sumur bor ini sangat berarti bagi Masyarakat sekitar, khususnya bagi jamaah masjid, terlebih saat ini sudah menjelang bulan Ramadan, di mana kebutuhan air bersih untuk ibadah semakin meningkat. Semoga ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah membantu,” tuturnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dusun Sitinjak, yang mengungkapkan terima kasih kepada LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan atas kepedulian dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Kehadiran langsung pimpinan universitas dan tim relawan menjadi penyemangat bagi masyarakat Dusun Sitinjak untuk bangkit kembali pascabencana,” ujar Kadus.

Sebagai puncak acara, Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. Mhd. Darwis Dasopang, M.Ag, secara resmi meresmikan penggunaan sumur bor tersebut. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan empati mendalam atas musibah yang dialami masyarakat dan mengajak seluruh warga untuk tetap sabar serta saling menguatkan.
“Kami turut merasakan musibah yang dialami masyarakat Dusun Sitinjak. Semoga kita semua diberi kesabaran dan digantikan Allah dengan rezeki yang berlipat,” ujar Rektor.
Rektor juga berbagi pengalaman pribadinya saat terdampak bencana banjir ketika dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh menuju Padangsidimpuan. Ia mengisahkan bahwa dirinya sempat terjebak banjir selama lima hari tanpa listrik dan jaringan komunikasi.
“Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa kesabaran dan kebersamaan adalah kunci untuk bangkit dari setiap ujian,” tambahnya, seraya memberikan penguatan dan motivasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan pascabencana.