Green Campus, Bright Future: UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Turut Berpartisipasi pada Lokakarya UI Green Metric PTKI Tahun 2026

Bagikan Postingan Ini

Yogyakarta 29April 2029. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan turut berpartisipasi dalam kegiatan Lokakarya UI Green Metric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tanggal 29–30 April 2026 bertempat di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Integrasi UI Green Metric dalam Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi” dengan slogan “Green Campus, Bright Future.”

Delegasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan yang hadir pada kegiatan tersebut yakni Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Ali Murni, S.Ag., M.A.P selaku Kepala Biro AUPK, serta Ardi Oktapian, S.Pd.I., M.Pd selaku Pranata Humas/Staf LPPM.

Kegiatan lokakarya ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang berkompeten di bidang pengembangan kampus berkelanjutan dan implementasi UI Green Metric. Di antaranya Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A selaku Kepala UI Green Metric, Dr. Syafi’i, M.Ag selaku Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, serta beberapa narasumber lainnya sesuai dengan bidang indikator Green Metric Campus.

Lokakarya ini secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan kampus yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mendukung pembangunan masa depan yang lebih baik.

Peserta kegiatan berasal dari unsur pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, baik Rektor, Wakil Rektor, Ketua maupun Wakil Ketua, dengan turut mengikutsertakan staf bidang teknis sebagai pendukung implementasi program Green Campus di masing-masing perguruan tinggi.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Piagam Komitmen Bersama oleh seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam terkait implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inisiatif Green Campus. Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bentuk keseriusan PTKI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola kampus yang peduli terhadap lingkungan.

Setelah pelaksanaan Penandatanganan Piagam Komitmen Pimpinan PTKI dilanjutkan pemaparan materi berdasarkan Indikator UI Green Metric, untuk sesi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Hartono Bancong, S.Pd., M.Pd., Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Makassar membawakan materi terkait indikator Setting and Infrastructure. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya pengelolaan tata ruang kampus yang ramah lingkungan melalui penyediaan ruang terbuka hijau, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta optimalisasi fasilitas kampus yang mendukung konsep green campus.

Selanjutnya, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi Universitas Gadjah Mada menyampaikan materi dengan fokus pada indikator Energy and Climate Change. Materi tersebut membahas strategi efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya mitigasi perubahan iklim dalam tata kelola perguruan tinggi.

Pada sesi berikutnya, Prof. Soni Nopembri, M.Pd., Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memaparkan materi terkait indikator Waste atau pengelolaan sampah. Dalam paparannya disampaikan pentingnya sistem pengelolaan sampah terpadu, pengurangan penggunaan plastik, serta penguatan budaya daur ulang di lingkungan kampus.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., I.P.M membawakan materi dengan fokus pada indikator Water atau pengelolaan air. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya konservasi air, pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan, penggunaan air secara efisien, serta pengembangan sistem pengolahan dan pemanfaatan kembali air di lingkungan kampus guna mendukung konsep kampus hijau yang berkelanjutan.

Sementara itu, Prof. Dr. Dyah Musfarin, M.Si selaku Wakil Rektor Sumber Daya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyampaikan materi dengan fokus pada indikator Transportation. Beliau menjelaskan pentingnya pengembangan sistem transportasi ramah lingkungan di kawasan kampus melalui pengurangan emisi kendaraan, penyediaan jalur pedestrian, serta penggunaan transportasi berkelanjutan.

Selanjutnya, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan membawakan materi terkait indikator Education and Research. Materi tersebut menekankan pentingnya integrasi isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan, penelitian, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan kampus yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

Beliau menjelaskan bahwa seluruh unsur indikator UI Green Metric akan disosialisasikan dan diterapkan melalui berbagai regulasi dan kebijakan kampus di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Menurutnya, implementasi Green Campus tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh civitas akademika.

“Melalui kegiatan ini, kita memperoleh banyak wawasan dan strategi dalam mewujudkan kampus hijau berbasis ekoteologi. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan berkomitmen mendukung implementasi Green Campus sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Beliau juga berharap agar seluruh unsur civitas akademika UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dapat memahami, mendukung, serta menerapkan budaya kampus hijau yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.

Keikutsertaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan pada lokakarya UI Green Metric PTKI Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola kampus berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup.

Bagikan Postingan Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.