Gerakan Peduli Yatim Terus Berlanjut, Civitas Akademika UIN Syahada Tebar Kepedulian di Jum’at Berkah 15 Mei 2026

Padangsidimpuan, 15 Mei 2026. Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh civitas akademika UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan melalui program rutin Jum’at Berkah “UIN Syahada Peduli Yatim” edisi 15 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Syahada Padangsidimpuan ini menjadi bagian dari gerakan sosial berkelanjutan dalam memberikan santunan dan pembinaan kepada anak yatim.

Program tersebut terlaksana melalui sumbangsih dan kepedulian civitas akademika UIN Syahada Padangsidimpuan yang secara konsisten menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu anak-anak yatim. Bantuan yang disalurkan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk nyata penguatan nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan implementasi ajaran Islam dalam kehidupan kampus.

Kegiatan “UIN Syahada Peduli Yatim” juga menjadi wujud pengamalan visi keilmuan UIN Syahada Padangsidimpuan yang berorientasi teoantropoekosentris, yakni membangun harmoni hubungan antara nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Melalui kegiatan ini, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir sebagai institusi yang aktif menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan, Muhammad Yusuf Pulungan, menyampaikan bahwa program Jum’at Berkah merupakan gerakan bersama yang lahir dari semangat kepedulian dan nilai-nilai keislaman yang tumbuh di lingkungan kampus.

“Program UIN Syahada Peduli Yatim bukan sekadar kegiatan berbagi santunan, tetapi juga bagian dari ikhtiar membangun kesadaran kemanusiaan dan spiritualitas sosial di tengah civitas akademika. Nilai teoantropoekosentris yang menjadi visi UIN Syahada mengajarkan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus berlandaskan nilai ketuhanan serta diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap sesama,” ujar Muhammad Yusuf Pulungan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang terus mendukung keberlangsungan program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh keluarga besar UIN Syahada yang telah berpartisipasi dan berbagi rezeki dalam program Jum’at Berkah ini. Kepedulian yang diberikan menjadi harapan dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta memperkuat budaya berbagi di lingkungan kampus,” tambahnya.

Sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam, UIN Syahada Padangsidimpuan terus berkomitmen menghadirkan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui gerakan “UIN Syahada Peduli Yatim”, kampus berharap nilai kepedulian, gotong royong, dan semangat berbagi dapat menjadi budaya bersama yang terus tumbuh di tengah civitas akademika.

Program Jum’at Berkah ini juga diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang religius, humanis, dan berkeadaban sesuai dengan spirit teoantropoekosentris yang menjadi landasan visi UIN Syahada Padangsidimpuan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, UIN Syahada berupaya terus hadir sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif menebarkan manfaat dan keberkahan bagi umat dan masyarakat luas.