Dr. Aulia Rahmat: Artikel Berkualitas Harus Memiliki Research Gap, Novelty dan Mematuhi Etika Publikasi

Padangsidimpuan, 28 Agustus 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menggelar kegiatan Rumah Jurnal: Klinik Manajemen Peningkatan Pengelolaan Site Jurnal Nasional Terakreditasi, Kamis–Jumat, 27–28 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola jurnal di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Aulia Rahmat, S.H.I., M.A.Hk., C.L.A. Selaku Kepala Pusat Penelitian UIN Imam Bonjol Padang menyampaikan materi yang berfokus pada penguatan mutu substansi artikel ilmiah, khususnya mengenai research gap, novelty, serta etika dalam publikasi ilmiah. Dr. Aulia menjelaskan bahwa artikel ilmiah yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh struktur penulisan yang baik, tetapi juga harus memiliki dasar akademik yang kuat. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan penulis adalah kemampuan menemukan dan menjelaskan research gap, yaitu kesenjangan atau persoalan yang belum terjawab secara memadai dalam penelitian sebelumnya.

“Artikel ilmiah yang baik harus mampu menjawab pertanyaan mendasar, yaitu apa yang belum terjawab dari penelitian sebelumnya dan mengapa penelitian ini penting dilakukan. Di sinilah research gap menjadi penting, karena dari kesenjangan tersebut peneliti dapat menunjukkan posisi penelitiannya dan memberikan alasan yang kuat mengapa penelitian tersebut layak untuk dipublikasikan,” ujar Dr. Aulia.

Menurutnya, research gap harus menjadi dasar dalam membangun kebaruan atau novelty penelitian. Penulis perlu menunjukkan dengan jelas kontribusi baru yang diberikan melalui penelitian, baik dalam bentuk temuan, pendekatan, perspektif, metode, maupun pengembangan teori.

Novelty bukan sekadar mengganti objek penelitian atau melakukan penelitian di lokasi yang berbeda. Kebaruan harus terlihat dari kontribusi yang diberikan penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Karena itu, penulis harus mampu menjelaskan apa yang benar-benar baru dari penelitiannya dan apa kontribusi yang diberikan dibandingkan dengan penelitian-penelitian sebelumnya,” jelasnya.

Dr. Aulia juga menekankan pentingnya kemampuan penulis dalam melakukan analisis dan sintesis terhadap berbagai hasil penelitian terdahulu. Menurutnya, kajian pustaka tidak cukup hanya berupa kumpulan kutipan, tetapi harus mampu memperlihatkan hubungan, perbedaan, dan posisi penelitian yang dilakukan. Selain memperkuat substansi artikel, ia mengingatkan para pengelola jurnal dan penulis untuk menjadikan etika publikasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas artikel. Integritas akademik harus dijaga sejak proses penelitian, penulisan, pengiriman naskah, hingga proses publikasi.

“Artikel yang berkualitas bukan hanya artikel yang memiliki bahasa yang baik atau hasil penelitian yang menarik. Kualitas juga ditentukan oleh integritas penulis dalam menjalankan proses penelitian dan publikasi. Plagiarisme, manipulasi data, duplikasi publikasi, serta berbagai bentuk pelanggaran etika harus dihindari karena dapat merusak kredibilitas penulis maupun jurnal,” tegas Dr. Aulia.

Dalam sesi tersebut, Dr. Aulia juga memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya memastikan kesesuaian antara permasalahan penelitian, research gap, tujuan penelitian, metode, hasil, pembahasan, hingga kesimpulan. Keterkaitan antarbagian tersebut menjadi salah satu dasar agar artikel memiliki argumentasi ilmiah yang kuat.

Pada akhir sesi, Dr. Aulia memberikan simulasi asesmen mandiri kepada peserta. Simulasi tersebut dilakukan untuk membantu pengelola jurnal melihat dan mengevaluasi kualitas substansi artikel secara lebih objektif, sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki sebelum artikel diterbitkan.

Paparan Dr. Aulia dipandu oleh Dr. Rodame Monitorir Napitupulu selaku Kepala Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah UIN Syahada Padangsidimpuan bersama Ali Amran, M.Si. selaku Kepala Pusat Pengkajian Islam dan Moderasi Beragama UIN Syahada Padangsidimpuan. Keduanya memandu jalannya diskusi dan membantu mengarahkan peserta dalam memahami materi serta menghubungkannya dengan kebutuhan pengelolaan jurnal di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Kegiatan Rumah Jurnal ini menjadi bagian dari upaya UIN Syahada Padangsidimpuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan substansi jurnal ilmiah. Melalui penguatan kualitas artikel, pemahaman terhadap research gap dan novelty, serta penerapan etika publikasi, pengelola jurnal diharapkan mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang semakin berkualitas, kredibel, dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.