LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Agama RI untuk Pelaksanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit

Jakarta 05 Oktober 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dalam pelaksanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The AIR Funds) Tahun 2026. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta pada Senin 05 Oktober 2026.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Kementerian Agama RI, Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., sebagai Pihak Kesatu dan Ketua LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hsb., S.H., M.H., sebagai Pihak Kedua. Perjanjian ini menjadi landasan pelaksanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The AIR Funds) yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Kementerian Agama.

Penandatanganan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama mengenai Program Pendanaan MoRA The AIR Funds Tahun 2026. Melalui kerja sama ini, LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan berperan dalam mendukung tata kelola pelaksanaan riset, pengawasan, monitoring, evaluasi, serta pengelolaan pendanaan penelitian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. PKS Puspenma dan LPPM.

Ketua LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hsb., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.

“Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit merupakan peluang besar bagi dosen dan peneliti untuk menghasilkan riset yang berkualitas, inovatif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. LPPM berkomitmen mengawal pelaksanaan program ini secara profesional, transparan, dan akuntabel agar setiap luaran penelitian mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan nasional.”

Ia menambahkan bahwa keterlibatan UIN Syahada Padangsidimpuan dalam program nasional tersebut sejalan dengan visi universitas untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul, integratif, dan bereputasi internasional melalui penguatan budaya riset yang berkualitas.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pelaksanaan Program Pendanaan MoRA The AIR Funds, pengelolaan pelaksana kegiatan, pemenuhan indikator kinerja riset, mekanisme pencairan dana, monitoring, evaluasi, hingga penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan melalui sistem eRISPRO sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan penandatanganan kerja sama tersebut, Ketua LPPM didampingi oleh Kepala Pusat Penelitian LPPM, Muhammad Wandisyah R. Hutagalung, M.E., berdasarkan Surat Tugas Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan untuk melaksanakan kegiatan penandatanganan kerja sama di Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, sekaligus menyusun laporan perjalanan dinas setelah kegiatan selesai.

Penandatanganan PKS ini, LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan semakin memperkuat perannya sebagai penggerak penelitian yang unggul dan berdampak. Diharapkan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The AIR Funds) dapat meningkatkan kualitas penelitian dosen, menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, mendorong inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta memperkuat kontribusi UIN Syahada Padangsidimpuan dalam mendukung pembangunan ilmu pengetahuan dan kebijakan nasional.