Apel rutin Senin di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan pada Senin, 4 Mei 2026, dilaksanakan oleh LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan. Bertindak sebagai pembina apel, Ketua LPPM Dr. Putra Halomoan Hsb, M.H, menyampaikan amanat tentang pentingnya budaya kerja dengan menempatkan skala prioritas, skala pendukung, serta faktor penghambat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dalam amanatnya, beliau mengawali dengan sebuah ilustrasi pembelajaran yang sering digunakan oleh seorang profesor kepada mahasiswa di dalam kelas. Dalam cerita tersebut, profesor membawa sebuah botol yang diisi batu-batu besar. Setelah dikocok, profesor bertanya kepada mahasiswa apakah botol sudah penuh, dan mahasiswa menjawab sudah. Namun, profesor kemudian memasukkan kerikil ke dalam botol hingga mengisi ruang kosong yang masih tersisa. Pertanyaan yang sama diajukan kembali, dan mahasiswa kembali menjawab bahwa botol telah penuh.
Tidak berhenti di situ, profesor kemudian menambahkan pasir ke dalam botol hingga benar-benar terisi rapat. Dari ilustrasi sederhana tersebut, profesor menjelaskan bahwa batu besar melambangkan pekerjaan utama atau prioritas, kerikil melambangkan pekerjaan pendukung, sementara pasir melambangkan hal-hal kecil yang seringkali menjadi penghambat apabila tidak dikelola dengan baik. Pesan moral yang disampaikan adalah pentingnya mendahulukan pekerjaan prioritas sebelum pekerjaan lain, agar kinerja dapat berjalan efektif dan tujuan organisasi tercapai secara optimal.
Melalui kisah tersebut, Ketua LPPM menekankan bahwa budaya kerja di lingkungan kampus harus berfokus pada penentuan prioritas utama terlebih dahulu sebelum mengerjakan tugas-tugas pendukung. Jika pekerjaan kecil dan tidak prioritas dikerjakan lebih dahulu, maka pekerjaan utama akan sulit terselesaikan secara optimal.
Beliau mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan filosofi ini sebagai prinsip dalam bekerja, sehingga kinerja institusi dapat semakin efektif, produktif, dan selaras dengan visi pengembangan kampus. Apel rutin Senin ini berlangsung dengan khidmat dan diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan budaya kerja profesional di lingkungan kampus.
Padang, 29-30 April 2026. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan, M.H menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Terpadu antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat/Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang diselenggarakan di Kota Padang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Ketua LPPM PTKIN se-Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi kelembagaan, peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya lainnya secara kolektif dan berkelanjutan.
Perjanjian kerjasama terpadu ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antar PTKIN, khususnya dalam penguatan riset kolaboratif, publikasi ilmiah, pengembangan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat, pertukaran sumber daya akademik, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan di lingkungan PTKIN.
Selain penandatanganan kerjasama, pertemuan nasional tersebut juga menekankan pentingnya arah implementasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menyahuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Dalam forum tersebut, seluruh LPPM PTKIN didorong agar program penelitian dan pengabdian tidak hanya berorientasi pada luaran akademik semata, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, penguatan literasi masyarakat, pengembangan desa binaan, hingga pendampingan berbasis potensi lokal.
Dalam keterangannya, Dr. Putra Halomoan menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk hadir di tengah masyarakat melalui program-program penelitian dan pengabdian yang solutif dan berkelanjutan.
“Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem. Perguruan tinggi tidak boleh hanya menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga harus menghadirkan inovasi dan pendampingan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar LPPM PTKIN menjadi kekuatan penting dalam membangun program kolaboratif yang lebih terarah dan terukur.
“Kami di lingkungan PTKIN harus memperkuat kolaborasi penelitian dan pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi bersama, berbagai program pemberdayaan dapat dijalankan secara lebih efektif untuk mendukung pembangunan nasional serta mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen kolektif antar pimpinan LPPM PTKIN se-Indonesia. Selain menjadi forum silaturahmi akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi strategis dalam memperkuat mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional.
Dengan terlaksananya perjanjian kerjasama terpadu tersebut, diharapkan seluruh PTKIN dapat saling mendukung dalam pengembangan program-program unggulan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemajuan institusi serta pemberdayaan masyarakat secara luas.
Yogyakarta 29April 2029. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan turut berpartisipasi dalam kegiatan Lokakarya UI Green Metric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tanggal 29–30 April 2026 bertempat di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Integrasi UI Green Metric dalam Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi” dengan slogan “Green Campus, Bright Future.”
Delegasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan yang hadir pada kegiatan tersebut yakni Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Ali Murni, S.Ag., M.A.P selaku Kepala Biro AUPK, serta Ardi Oktapian, S.Pd.I., M.Pd selaku Pranata Humas/Staf LPPM.
Kegiatan lokakarya ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang berkompeten di bidang pengembangan kampus berkelanjutan dan implementasi UI Green Metric. Di antaranya Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A selaku Kepala UI Green Metric, Dr. Syafi’i, M.Ag selaku Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, serta beberapa narasumber lainnya sesuai dengan bidang indikator Green Metric Campus.
Lokakarya ini secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya komitmen bersama perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan kampus yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mendukung pembangunan masa depan yang lebih baik.
Peserta kegiatan berasal dari unsur pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, baik Rektor, Wakil Rektor, Ketua maupun Wakil Ketua, dengan turut mengikutsertakan staf bidang teknis sebagai pendukung implementasi program Green Campus di masing-masing perguruan tinggi.
Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Piagam Komitmen Bersama oleh seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam terkait implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) melalui inisiatif Green Campus. Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bentuk keseriusan PTKI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola kampus yang peduli terhadap lingkungan.
Setelah pelaksanaan Penandatanganan Piagam Komitmen Pimpinan PTKI dilanjutkan pemaparan materi berdasarkan Indikator UI Green Metric, untuk sesi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Hartono Bancong, S.Pd., M.Pd., Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Makassar membawakan materi terkait indikator Setting and Infrastructure. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya pengelolaan tata ruang kampus yang ramah lingkungan melalui penyediaan ruang terbuka hijau, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta optimalisasi fasilitas kampus yang mendukung konsep green campus.
Selanjutnya, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi Universitas Gadjah Mada menyampaikan materi dengan fokus pada indikator Energy and Climate Change. Materi tersebut membahas strategi efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya mitigasi perubahan iklim dalam tata kelola perguruan tinggi.
Pada sesi berikutnya, Prof. Soni Nopembri, M.Pd., Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memaparkan materi terkait indikator Waste atau pengelolaan sampah. Dalam paparannya disampaikan pentingnya sistem pengelolaan sampah terpadu, pengurangan penggunaan plastik, serta penguatan budaya daur ulang di lingkungan kampus.
Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., I.P.M membawakan materi dengan fokus pada indikator Water atau pengelolaan air. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya konservasi air, pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan, penggunaan air secara efisien, serta pengembangan sistem pengolahan dan pemanfaatan kembali air di lingkungan kampus guna mendukung konsep kampus hijau yang berkelanjutan.
Sementara itu, Prof. Dr. Dyah Musfarin, M.Si selaku Wakil Rektor Sumber Daya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyampaikan materi dengan fokus pada indikator Transportation. Beliau menjelaskan pentingnya pengembangan sistem transportasi ramah lingkungan di kawasan kampus melalui pengurangan emisi kendaraan, penyediaan jalur pedestrian, serta penggunaan transportasi berkelanjutan.
Selanjutnya, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan membawakan materi terkait indikator Education and Research. Materi tersebut menekankan pentingnya integrasi isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan, penelitian, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya lingkungan kampus yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Beliau menjelaskan bahwa seluruh unsur indikator UI Green Metric akan disosialisasikan dan diterapkan melalui berbagai regulasi dan kebijakan kampus di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Menurutnya, implementasi Green Campus tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh civitas akademika.
“Melalui kegiatan ini, kita memperoleh banyak wawasan dan strategi dalam mewujudkan kampus hijau berbasis ekoteologi. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan berkomitmen mendukung implementasi Green Campus sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Beliau juga berharap agar seluruh unsur civitas akademika UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dapat memahami, mendukung, serta menerapkan budaya kampus hijau yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.
Keikutsertaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan pada lokakarya UI Green Metric PTKI Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola kampus berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup.
Padangsidimpuan 22 April 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Update/Pembaharuan Profile SINTA Kemdikti Saintek serta Pembaharuan Akun Google Scholar bagi tenaga fungsional dosen dan fungsional lainnya pada tanggal 22–23 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan tata kelola publikasi ilmiah dan peningkatan visibilitas akademik civitas akademika UIN Syahada Padangsidimpuan.
Kegiatan yang berlangsung secara intensif tersebut diikuti sebanyak 160 peserta yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Masing-masing fakultas mengirimkan perwakilan peserta dari unsur tenaga fungsional dosen dan fungsional lainnya untuk mengikuti kegiatan pembaruan data akademik tersebut.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Muhammad Roihan Daulay selaku Kepala Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh rekam jejak publikasi ilmiah civitas akademika terdokumentasi secara baik pada platform akademik nasional maupun internasional.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan seluruh karya ilmiah dosen dan tenaga fungsional dapat terintegrasi dan terdata dengan baik pada akun SINTA maupun Google Scholar. Dengan pembaruan data secara berkala, maka visibilitas akademik institusi akan semakin meningkat,” ujarnya
Sementara itu, Ketua LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembaruan profil SINTA dan Scholar harus dilakukan secara continued atau berkelanjutan agar seluruh aktivitas publikasi akademik dapat terekam dengan optimal.
“Update profile SINTA dan akun Scholar ini harus dilakukan secara continued. Hal ini penting agar seluruh publikasi civitas akademika dapat terrecord dengan baik pada akun SINTA, sehingga mampu meningkatkan visibilitas akademik UIN Syahada Padangsidimpuan di tingkat nasional,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan budaya publikasi ilmiah menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung mutu perguruan tinggi, baik pada aspek akreditasi maupun pemeringkatan akademik.
Kegiatan sosialisasi tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Arbanur Rasyid, M.A. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan aktif dan serius demi mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
“Kami berharap seluruh civitas akademika dapat aktif dalam memperbaharui data SINTA dan akun Scholar masing-masing. Pembaruan data ini tidak hanya berdampak pada score individu dosen, tetapi juga memberikan pengaruh besar terhadap score afiliasi UIN Syahada pada portal SINTA Kemdikti Saintek,” jelasnya.
Beliau juga menekankan bahwa budaya akademik berbasis publikasi harus terus diperkuat sebagai bagian dari pengembangan kelembagaan dan peningkatan daya saing perguruan tinggi.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini adalah Syaiful Marwan, M.Pd., yang merupakan Verifikator SINTA pada UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Dalam pemaparannya, ia memberikan pendampingan teknis terkait pembaruan data akun SINTA, sinkronisasi Google Scholar, pengelolaan afiliasi, hingga optimalisasi publikasi ilmiah dosen.
Melalui kegiatan ini, LPPM UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan berharap seluruh civitas akademika semakin memahami pentingnya pengelolaan identitas akademik digital sebagai bagian dari penguatan mutu publikasi ilmiah dan peningkatan reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Padangsidimpuan, 20 April 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui penyelenggaraan kegiatan Klinik Literasi Publikasi Ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pendidikan Terpadu UIN Syahada Padangsidimpuan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis LPPM dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi akademik yang produktif, khususnya dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas dan siap dipublikasikan pada jurnal ilmiah. Klinik literasi ini tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga memberikan pendampingan teknis secara langsung kepada peserta terkait proses penulisan, penyusunan artikel, hingga strategi publikasi.
Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Dr. Muhammad Roihan Daulay, M.A selaku Kepala Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan intensif bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan tuntutan akademik di era publikasi ilmiah saat ini. Ia juga menjelaskan bahwa peserta kegiatan berasal dari empat fakultas di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan, di mana masing-masing fakultas diwakili oleh 25 mahasiswa dari berbagai program studi, sehingga total peserta berjumlah 100 mahasiswa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki keterampilan praktis dalam menulis karya ilmiah serta memahami proses publikasi secara komprehensif, mulai dari penyusunan hingga submit ke jurnal. Kehadiran peserta dari berbagai fakultas ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi akademik lintas disiplin,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan LPPM dalam meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
Sambutan Ketua LPPM, Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H menegaskan pentingnya membangun kesadaran akademik mahasiswa sejak dini, khususnya dalam hal integritas dan etika publikasi ilmiah. Ia menyoroti bahwa kualitas tulisan tidak hanya diukur dari isi, tetapi juga dari kejujuran akademik dan kepatuhan terhadap kaidah ilmiah.
“Publikasi ilmiah bukan sekadar tuntutan akademik, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab intelektual. Oleh karena itu, mahasiswa harus memahami etika publikasi, menjunjung tinggi orisinalitas, serta mengikuti standar penulisan ilmiah yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum awal dalam membangun rekam jejak akademik yang berkelanjutan.
Bimbingan dan arahan Rektor yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A memberikan penguatan terhadap pentingnya kegiatan ini dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia atas dedikasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kemampuan menulis dan publikasi ilmiah mahasiswa,” ungkapnya.
Ia juga menekankan agar kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan semata, tetapi harus diikuti dengan output yang jelas, seperti lahirnya artikel ilmiah mahasiswa yang siap dipublikasikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari teknik penulisan karya ilmiah, penyusunan struktur artikel jurnal, penggunaan referensi yang baik, hingga pengenalan platform publikasi ilmiah. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung terkait karya tulis yang sedang mereka susun.
Klinik Literasi Publikasi Ilmiah bagi Mahasiswa Semester IV dan VI UIN Syahada Padangsidimpuan Tahun 2026 menghadirkan narasumber Dr. Husniah Ramadhani Pulungan, S.Pd., M.Hum (UMTS Padangsidimpuan) yang menekankan pentingnya penguatan budaya akademik berbasis riset sejak dini. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa publikasi ilmiah bukan sekadar tuntutan administratif, tetapi merupakan bagian integral dari proses intelektual mahasiswa dalam mengonstruksi pengetahuan secara sistematis dan teruji. Mahasiswa didorong untuk memahami struktur artikel ilmiah secara komprehensif, mulai dari penentuan topik yang relevan, penyusunan latar belakang berbasis gap penelitian, hingga penggunaan metodologi yang sesuai dengan karakteristik masalah yang diteliti.
Lebih lanjut, Dr. Husniah Ramadhani Pulungan, S.Pd., M.Hum. (UMTS Padangsidimpuan) Juga menyoroti strategi praktis agar mahasiswa mampu menembus jurnal ilmiah bereputasi, di antaranya melalui pemilihan referensi terkini, penggunaan perangkat manajemen sitasi seperti Mendeley, serta pentingnya menghindari plagiarisme dengan menjunjung tinggi etika akademik. Selain itu, mahasiswa diajak untuk mengembangkan kepekaan terhadap isu-isu kontemporer sebagai sumber ide penelitian yang inovatif dan berdampak. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas literasi ilmiah mahasiswa sekaligus membangun ekosistem publikasi yang produktif di lingkungan kampus.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi maupun praktik penulisan. Hal ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan literasi akademik sebagai bekal menghadapi tantangan dunia akademik dan profesional. Melalui kegiatan ini, LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan berharap dapat melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga produktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, beretika, dan berdaya saing.