LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kecamatan dan Desa Jelang Pelaksanaan KKL Mahasiswa Tahun 2026

Padangsidimpuan, 6 Mei 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Mahasiswa Tahun 2026 melalui kegiatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa yang akan menjadi lokasi pengabdian mahasiswa.

Sebagai bagian dari tahapan finalisasi lokasi KKL, LPPM UIN Syahada membentuk Sepuluh tim koordinasi yang ditugaskan untuk melakukan komunikasi dan koordinasi langsung dengan pemerintah kecamatan yang menjadi lokasi pelaksanaan KKL. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan lokasi, dukungan pemerintah setempat, serta membangun sinergi dalam menyukseskan program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Pada Tahun 2026, KKL UIN Syahada akan dilaksanakan di 140 desa yang tersebar pada 10 kecamatan di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal. Masing-masing kabupaten menjadi lokasi pelaksanaan KKL pada lima kecamatan yang telah ditetapkan berdasarkan hasil pemetaan dan koordinasi LPPM.

Dalam pertemuan koordinasi yang dilaksanakan di berbagai kecamatan, turut hadir para kepala desa yang wilayahnya akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa. Pemerintah kecamatan dan para kepala desa menyambut baik pelaksanaan KKL Mahasiswa UIN Syahada di daerah mereka. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra masyarakat dalam berbagai program pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan kebutuhan desa.

Ketua LPPM UIN Syahada Padangsidimpuan menegaskan bahwa koordinasi yang dilakukan merupakan langkah penting untuk membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa agar pelaksanaan KKL dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Sebelum keberangkatan tim koordinasi, Ketua LPPM Dr. Putra Halomoan Hsb memberikan arahan kepada seluruh anggota tim agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menjelaskan tujuan dan manfaat KKL kepada pemerintah setempat.

Saya berharap seluruh tim koordinasi dapat membangun komunikasi yang harmonis dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa. Sampaikan dengan baik bahwa KKL merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. KKL Tahun 2026 akan dilaksanakan mulai 21 Juni hingga 22 Agustus 2026. Karena itu, kesiapan lokasi, dukungan pemerintah daerah, serta fasilitas pemondokan mahasiswa perlu dipersiapkan sejak sekarang agar pelaksanaan KKL berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat” ujar Ketua LPPM

LPPM juga berharap pihak kecamatan dan pemerintah desa dapat membantu memfasilitasi kebutuhan pemondokan mahasiswa selama berada di lokasi KKL serta mendukung berbagai program kerja yang akan dilaksanakan mahasiswa bersama masyarakat. Sinergi yang terjalin antara kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan program-program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Pelaksanaan KKL Mahasiswa UIN Syahada Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, mulai 21 Juni hingga 22 Agustus 2026. Selama masa pengabdian tersebut, mahasiswa akan tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk melaksanakan berbagai program yang telah disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan desa. Dengan durasi pelaksanaan yang cukup panjang, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal sekaligus memperoleh pengalaman nyata dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.