Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan: Mahasiswa Harus Memantaskan Diri dan Mengabdi Melalui Karya Selama KKL di Tapanuli Selatan
Angkola Muaratais, 05 Agustus 2026. Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menegaskan bahwa mahasiswa harus memantaskan diri sebagai insan akademik sekaligus mengabdi melalui karya lapangan selama melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kabupaten Tapanuli Selatan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Kuliah Kerja Lapangan yang dipusatkan di Gelanggang Naso Mar Rongit, Bagas Godang Janji Mauli, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Safari KKL berlangsung semarak dan penuh nuansa kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan UIN Syahada Padangsidimpuan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Dosen Pembimbing Lapangan, Pemerintah Desa, Tokoh Agama, Masyarakat umum, serta seluruh mahasiswa peserta KKL yang bertugas di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Sebanyak 683 mahasiswa, terdiri atas 146 mahasiswa laki-laki dan 537 mahasiswa perempuan, melaksanakan program KKL di 70 desa yang tersebar pada lima kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan Safari KKL menjadi momentum memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.
Ketua Panitia Safari KKL, Arsad Talib Pohan, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Safari KKL merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, pemerintah daerah, serta masyarakat di lokasi pengabdian.
“Alhamdulillah, sebanyak 683 mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan yang ditempatkan di 70 desa pada lima kecamatan dapat mengikuti Safari KKL dengan penuh antusias. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini berlangsung tertib, lancar, dan sukses. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat,” ujar Arsad.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Putra Halomoan Hsb, M.H., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang secara konsisten menerima mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan untuk melaksanakan pengabdian melalui program KKL.
Menurutnya, pelaksanaan Safari KKL menjadi bagian penting dalam memperkuat kemitraan antara UIN Syahada Padangsidimpuan dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan guna mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan untuk belajar sekaligus mengabdi di tengah masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun pengabdian perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat hubungan kelembagaan antara UIN Syahada Padangsidimpuan dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan,” ungkap Dr. Putra Halomoan Hasibuan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Staf Ahli Bupati, Dr. Ibnus Salam Harahap, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UIN Syahada Padangsidimpuan yang secara berkelanjutan mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan KKL di berbagai desa. Ia berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan manfaat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mengucapkan terima kasih kepada UIN Syahada Padangsidimpuan yang setiap tahun mempercayakan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian di desa-desa kami. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam memberikan edukasi, inovasi, dan solusi sesuai potensi serta kebutuhan desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” kata Dr. Ibnus Salam Harahap.
Sementara itu, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menegaskan bahwa Kuliah Kerja Lapangan bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan ruang pembelajaran nyata yang membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, KKL merupakan madrasah kehidupan sekaligus laboratorium sosial yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan realitas kehidupan masyarakat. Dalam arahannya, Rektor mengajak seluruh mahasiswa untuk memegang teguh nilai-nilai yang menjadi identitas UIN Syahada Padangsidimpuan, yaitu MANDI (Memantaskan Diri) dan MENGAKAR (Mengabdi Melalui Karya).

“Selama berada di tengah masyarakat, kalian harus memantaskan diri sebagai mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan yang berilmu, berakhlak, dan mampu menjadi teladan. Pada saat yang sama, kalian harus mengakar melalui karya, menghadirkan program-program yang inovatif, solutif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Inilah makna KKL sebagai madrasah kehidupan yang sesungguhnya,” tegas Prof. Sumper Mulia Harahap.
Rektor juga mengingatkan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater melalui sikap, etika, dan perilaku selama menjalankan pengabdian. Ia berharap pengalaman di lapangan mampu memperkuat kompetensi akademik sekaligus membentuk pribadi yang memiliki kepedulian sosial dan jiwa kepemimpinan.
Rangkaian Safari Kuliah Kerja Lapangan kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Dr. Zul Anwar Ajim Harahap, M.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengajak mahasiswa menjadikan masa KKL sebagai momentum memperkuat spiritualitas, akhlak, dan integritas sebagai seorang muslim. Di hadapan Rektor, pimpinan UIN Syahada Padangsidimpuan, mahasiswa, dan masyarakat, Dr. Zul Anwar menjelaskan konsep hayatan ṭayyibah atau kehidupan yang baik sebagaimana diajarkan dalam Islam, yaitu kehidupan yang dibangun dengan rezeki yang halal, hati yang senantiasa mengingat Allah Swt., serta perilaku yang dipenuhi amal saleh.


“Kesuksesan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kualitas akhlak dan kedekatannya kepada Allah Swt. Jadikan masa KKL sebagai kesempatan untuk menebarkan manfaat, menjaga integritas, memperkuat ibadah, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat melalui ilmu dan akhlak yang baik,” pesan Dr. Zul Anwar Ajim Harahap.
Seluruh mahasiswa peserta KKL di Kabupaten Tapanuli Selatan mengikuti rangkaian kegiatan bersama masyarakat dan pemerintah desa sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Safari KKL ini, UIN Syahada Padangsidimpuan kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak, membentuk lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai MANDI dan MENGAKAR dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.