Road to Scopus 2026: UIN Syahada Padangsidimpuan Siapkan Jurnal Ilmiah Menuju Reputasi Internasional

Padangsidimpuan, 10 Juni 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menggelar kegiatan Rumah Jurnal: Klinik Jurnal Road to Scopus/Percepatan Indeksasi Bereputasi Internasional Scopus dan Web of Science pada Rabu-Kamis, 10-11 Juni 2026, bertempat di Aula Perpustakaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Kualitas dan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Menuju Reputasi Internasional: Road to Scopus/Web of Science” ini menjadi salah satu langkah strategis UIN Syahada dalam memperkuat kualitas tata kelola jurnal ilmiah sekaligus mempersiapkan jurnal-jurnal kampus agar mampu menembus indeksasi bereputasi internasional seperti Scopus dan Web of Science.

Ketua Panitia, Medhian Ahmadi Putra, S.Kom., M.Eng., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata dan strategis Rumah Jurnal UIN Syahada dalam menjawab tantangan globalisasi akademik serta penguatan mutu publikasi ilmiah.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas jurnal ilmiah agar mampu meningkatkan kualitas substansi pada level internasional. Oleh karena itu, tema yang di usung adalah Akselerasi Kualitas dan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Menuju Reputasi Internasional: Road to Scopus/Web of Science,” ujarnya.

Medhian menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini difokuskan pada tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis pengelola jurnal melalui pembekalan komprehensif mengenai standar, kriteria, dan strategi pemenuhan instrumen evaluasi indeksasi Scopus dan Web of Science (WoS). Kedua, melakukan asesmen kesiapan serta pendampingan intensif melalui klinik jurnal guna mengidentifikasi berbagai celah dalam aspek tata kelola maupun kualitas artikel sekaligus memberikan solusi konkret agar jurnal target siap diajukan ke indeksasi internasional bereputasi. Ketiga, melakukan akselerasi rekonstruksi portofolio jurnal menuju standar global guna mempercepat peningkatan reputasi institusi UIN Syahada Padangsidimpuan di tingkat internasional melalui tata kelola jurnal dengan Standar Scopus/WoS.

Ia juga melaporkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 10 Juni hingga Kamis, 11 Juni 2026, dengan seluruh rangkaian kegiatan dan pendampingan klinik jurnal bertempat di Aula Perpustakaan UIN Syahada Padangsidimpuan. Terkait kepesertaan, Medhian menyampaikan bahwa Klinik Jurnal diikuti oleh 39 orang peserta yang merupakan para pengelola jurnal di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

“Pengelola Jurnal merupakan para pejuang jurnal yang selama ini berada di garda terdepan dalam menjaga kualitas tata kelola dan keberlangsungan jurnal ilmiah kampus. Kehadiran narasumber berpengalaman, yakni Prof. Dr. H. Zainuddin, M.A. pada hari pertama dan Bapak Yazid Hady, S.Pd.I., M.Pd.I. pada hari kedua, kami harapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta untuk membedah berbagai persoalan tata kelola yang masih dihadapi jurnal-jurnal kita, sekaligus menemukan solusi yang tepat menuju standar jurnal bereputasi internasional,” tuturnya.

Sementara itu, sambutan Ketua LPPM yang disampaikan oleh Sekretaris LPPM, Dr. Sholeh Fikri, M.Ag., menegaskan pentingnya peran jurnal ilmiah dalam meningkatkan reputasi perguruan tinggi. Dalam sambutannya, ia berbagi pengalaman saat menjalani program posdoktoral di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Ia menceritakan bahwa ketika menjalani program tersebut, dirinya pernah mendapatkan tawaran untuk melanjutkan studi di UKM. Saat itu ia menyampaikan bahwa dirinya tidak bersedia apabila harus membiayai studi secara mandiri, namun akan bersedia apabila mendapatkan pembiayaan penuh. Kesempatan tersebut kemudian terbuka melalui produktivitas publikasi ilmiah.

“Di UKM, publikasi ilmiah berkualitas menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan reputasi dan peringkat institusi. Kampus sangat membutuhkan karya-karya ilmiah yang berkualitas sebagai bagian dari penguatan daya saing akademik di tingkat global,” ujarnya.

Menurut Dr. Sholeh Fikri, para pengelola jurnal merupakan pejuang akademik yang memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan akreditasi dan reputasi universitas baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui jurnal-jurnal yang mereka kelola, berbagai hasil penelitian dan gagasan ilmiah dapat disebarluaskan kepada masyarakat secara luas. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan jurnal dan aktivitas menulis artikel ilmiah memiliki nilai manfaat yang berkelanjutan.

“Ketika sebuah artikel diterbitkan dan dibaca oleh banyak orang, maka ilmu menjadi amal jariyah yang terkandung di dalamnya akan terus mengalir. Semakin luas manfaat yang diberikan oleh tulisan tersebut, maka semakin besar pula kontribusinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Arahan sekaligus membuka acara kegiatan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A., yang mewakili Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Dalam arahannya, Prof. Arba menjelaskan makna filosofis dari istilah klinik jurnal yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

“Kalau kita berbicara tentang klinik, maka yang terbayang adalah tempat pengobatan. Ketika ada yang sakit, maka perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan. Begitu juga dengan jurnal. Jika masih terdapat kelemahan dalam tata kelola, substansi artikel, maupun manajemen penerbitan, maka melalui klinik jurnal inilah dilakukan pembinaan dan perbaikan agar siap menuju standar nasional dan internasional,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan Road to Scopus merupakan momentum penting bagi para pengelola jurnal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal sesuai standar lembaga pengindeks internasional. Jurnal yang telah memperoleh akreditasi perlu terus ditingkatkan kualitasnya, sementara jurnal yang tata kelolanya belum optimal harus diperkuat agar mampu memenuhi standar indeksasi bereputasi internasional.

Prof. Arbanur juga menegaskan bahwa keberadaan jurnal ilmiah memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung pengembangan karier akademik dosen, terutama dalam pemenuhan persyaratan jabatan fungsional dan peningkatan produktivitas publikasi ilmiah.

Ia berharap materi yang disampaikan oleh narasumber utama, Prof. Dr. H. Zainuddin, M.A., dapat menjadi motivasi sekaligus bekal praktis bagi seluruh pengelola jurnal dalam meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal masing-masing.

“Kami berharap seluruh peserta aktif dan interaktif selama kegiatan berlangsung. Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertanya kepada narasumber mengenai strategi pengelolaan jurnal, manajemen editorial, peningkatan kualitas substansi artikel, serta langkah-langkah memenuhi standar akreditasi nasional dan reputasi internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Arbanur mengajak seluruh pengelola jurnal untuk memperkuat kolaborasi dan jejaring internasional dalam pengelolaan jurnal. Menurutnya, diversitas editor, reviewer, dan penulis dari berbagai negara merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan kualitas jurnal bereputasi internasional.

“Pengelola jurnal harus meningkatkan kolaborasi penerbitannya. Diversitas internasional pada editor, reviewer, dan penulis perlu terus diperkuat agar jurnal yang kita kelola semakin memenuhi karakteristik jurnal internasional bereputasi,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A. secara resmi membuka kegiatan Rumah Jurnal: Klinik Jurnal Road to Scopus 2026.