Perkuat Publikasi Bereputasi Global, LPPM UIN Syahada Gelar Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional

Padangsidimpuan, 09 Juni 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Jurnal Internasional bagi Dosen Penerima Bantuan Penelitian BOPTN Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Academic Writing in the AI Era: Teknik Menulis Artikel Internasional yang Berkualitas, Etis, dan Siap Publikasi” ini dilaksanakan di Aula Biro UIN Syahada Padangsidimpuan pada 9–10 Juni 2026.

Workshop tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A, Ketua LPPM Dr. Putra Halomoan Hs, M.H, Sekretaris LPPM Dr. Sholeh Fikri, M.Ag, para Kepala Pusat di lingkungan LPPM, narasumber, serta 50 peserta dosen penerima bantuan penelitian BOPTN Tahun 2026 sebagai peserta kegiatan.

Ketua Panitia, Dr. Muhammad Wandisyah R. Hutagalung, M.E., selaku Kepala Pusat Penelitian dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta workshop berjumlah 50 orang yang seluruhnya merupakan penerima bantuan penelitian BOPTN Tahun 2026. Ia mengucapkan terima kasih kepada Rektor, unsur pimpinan universitas, serta seluruh panitia yang telah mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dosen dalam menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas dan mampu menembus publikasi pada jurnal internasional bereputasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UIN Syahada, Dr. Putra Halomoan Hsb., M.H., dalam sambutannya menyampaikan salam hormat kepada Rektor, Wakil Rektor, jajaran LPPM mulai dari Sekretaris dan para Kepala Pusat, peserta workshop, serta narasumber yang berkenan berbagi pengalaman dan pengetahuan. Ia menegaskan bahwa penerima bantuan penelitian tidak hanya dituntut memenuhi luaran wajib penelitian, tetapi diharapkan mampu menghasilkan capaian yang melampaui target yang telah ditetapkan.

“Tagihan luaran penelitian seharusnya tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban. Harapannya, hasil penelitian yang dihasilkan dapat melebihi target yang diwajibkan sehingga memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan institusi,” ujarnya.

Menurutnya, dosen, termasuk dosen muda, harus memiliki keyakinan dan kemampuan untuk menulis artikel pada jurnal internasional bereputasi. Melalui workshop ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme dan strategi penulisan artikel jurnal internasional sehingga persepsi bahwa publikasi internasional merupakan sesuatu yang sulit dapat berubah menjadi tantangan yang realistis dan dapat dicapai.

Ketua LPPM juga mengingatkan seluruh penerima bantuan agar melaksanakan penelitian secara sungguh-sungguh sehingga dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara tepat guna, menghasilkan penelitian yang berkualitas, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menyampaikan sambutan, bimbingan, arahan, sekaligus secara resmi membuka kegiatan workshop. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh dosen penerima bantuan penelitian BOPTN Tahun 2026. Ia berharap anggaran yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan penelitian yang bermutu dan bermanfaat.

“Saya mengucapkan selamat kepada para penerima bantuan penelitian BOPTN Tahun 2026. Semoga anggaran yang diberikan pemerintah dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan penelitian yang berkualitas,” ujarnya.

Rektor juga mengapresiasi komposisi penerima bantuan yang dinilai telah merepresentasikan berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semangat riset yang semakin tumbuh dan merata di lingkungan kampus. Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa salah satu aspek terpenting dalam penelitian adalah kemampuan peneliti menuangkan gagasan dan pemikirannya ke dalam tulisan ilmiah yang memiliki unsur kebaruan serta memberikan dampak bagi masyarakat.

“Salah satu yang penting dalam penelitian adalah bagaimana kita mampu menuangkan ide dan pikiran ke dalam tulisan yang memiliki kebaruan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa publikasi pada jurnal internasional bereputasi memiliki peran strategis dalam pengembangan karier akademik dosen, termasuk sebagai salah satu syarat penting dalam proses pencapaian jabatan akademik Guru Besar. Menurut Rektor, berapapun jumlah bantuan penelitian yang diterima, harapannya dana tersebut mampu mendukung penyelesaian penelitian yang berkualitas dan berdampak. Ia mendorong para dosen untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian dari tahun ke tahun sebagai bagian dari budaya akademik yang unggul.

“Kita harus produktif. Penelitian juga demikian, harus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Semoga kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk mempercepat peningkatan kualitas penelitian dan publikasi dosen,” katanya.

Menutup arahannya, Rektor berharap workshop ini dapat menjadi bekal yang berharga bagi para penerima bantuan penelitian dalam menyiapkan artikel ilmiah yang layak terbit pada jurnal internasional bereputasi sekaligus mendukung percepatan pengembangan karier akademik dosen melalui pemenuhan angka kredit.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar, memperkuat kemampuan menulis artikel internasional, serta menjadi penguat bagi pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan,” Ujarnya.

Diharapkan para penerima bantuan BOPTN Tahun 2026 mampu menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas, bereputasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan masyarakat.