Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan, LPPM UIN Syahada Selenggarakan Seminar Moderasi Beragama

Padangsidimpuan, Sabtu, 6 Juni 2026. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyelenggarakan Seminar Moderasi Beragama bagi mahasiswa pada Sabtu (6/6/2026) di Gedung Pendidikan Terpadu UIN Syahada.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa Ma’had UIN Syahada yang berada di bawah pembinaan dan koordinasi Mudir Ma’had UIN Syahada.Seminar yang mengangkat tema penguatan moderasi beragama tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam membangun karakter mahasiswa yang moderat, toleran, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Ali Amran, M.Si, selaku Kepala Pusat Pengkajian Islam dan Moderasi Beragama LPPM UIN Syahada, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai konsep moderasi beragama sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan keutuhan bangsa.

“Mahasiswa sebagai generasi intelektual dan calon pemimpin masa depan perlu memiliki pemahaman yang utuh tentang moderasi beragama agar mampu menjadi agen perdamaian serta perekat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.

Ali Amran juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya pimpinan universitas, LPPM, pengelola Ma’had, dan para peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti seminar.

Sementara itu, sambutan sekaligus pembukaan acara dilakukan oleh Ketua LPPM UIN Syahada, Dr. Putra Halomoan Hsb, M.H., yang hadir mewakili Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan.Dalam sambutannya, Dr. Putra menyampaikan bahwa penguatan moderasi beragama merupakan salah satu agenda strategis Kementerian Agama dan perguruan tinggi keagamaan Islam dalam membentuk generasi yang memiliki sikap beragama secara proporsional, inklusif, dan menghargai perbedaan.

Beliau juga berbagi pengalaman pernah mengikuti Training of Trainers (ToT) Moderasi Beragama di Lampung pada tahun 2022, yang semakin menguatkan pemahamannya mengenai pentingnya internalisasi nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan kampus.

“Kita tidak hanya cukup memahami konsep moderasi beragama secara teoritis, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah mendapatkan ilmu dari seminar ini, aplikasikanlah di tengah-tengah masyarakat sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberikan manfaat dan menjadi teladan dalam menjaga kerukunan umat beragama,” pesannya kepada para peserta

Pada kesempatan tersebut, Ketua LPPM juga menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada mahasiswa sebagai bekal dalam menjalankan peran akademik maupun sosial kemasyarakatan.Lebih lanjut, Dr. Putra memperkenalkan narasumber seminar, Dr. Muhammad Iqbal Irham, M.Ag, dosen Pascasarjana UIN Sumatera Utara, yang menurutnya merupakan akademisi dan praktisi yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan serta transfer keilmuan terkait moderasi beragama.

“Beliau adalah narasumber yang luar biasa dan sudah malang melintang dalam berbagai kegiatan penguatan moderasi beragama. Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya,” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Iqbal Irham menjelaskan berbagai aspek penting moderasi beragama, mulai dari konsep dasar, tantangan kehidupan beragama di era digital, hingga peran strategis mahasiswa dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan bangsa.Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para mahasiswa. Melalui seminar ini, diharapkan lahir generasi mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter moderat, toleran, serta mampu menjadi duta perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat.